MENATA TAMANAN

1850212-menanam-dalam-teranium-620X310

Teranium, Agar Tanaman Tampil Penuh Gaya

KOMPAS.com – Jika Anda ingin memberikan nuansa hijau di rumah dengan memiliki ornamen-ornamen berupa tanaman, Anda bisa mencoba untuk memajang “taman mini” di rumah. Taman berukuran kecil ini seringkali disebut dengan teranium.

Bukan hanya menyegarkan mata, teranium juga mampu membuat ruang tempatnya dipajang menjadi lebih bergaya. Selain itu, teranium hanya membutuhkan sedikit penyiraman, sedikit ruang, dan mudah perawatannya. Simak langkah membuatnya:

Wadah kaca

Untuk membuatnya, Anda hanya membutuhkan sebuah wadah kaca berukuran cukup besar. Selain itu, gunakan akuarium untuk membuat “ekosistem” teranium Anda.

Batu dekoratif

Anda juga membutuhkan batu dekoratif atau batu kali, penyaring kopi, lumut sphagnum, media tanam (tanah untuk menanam kaktus cocok sebagai media tanam), serta tanaman berukuran mini atau lumut. Ketika memilih wadah kaca, pastikan wadah tersebut mampu membiarkan sinar matahari masuk ke dalamnya.

Arang

Anda juga perlu mencari wadah dengan ketinggian paling tidak 15 cm. Pertama-tama, masukkan bebatuan dengan ketinggian sekitar 2,5 cm dari dasar wadah. Kemudian, tambahkan lapisan tipis arang di atas bebatuan tersebut. Arang berfungsi sebagai penyaring, sementara bebatuan akan “bertugas” sebagai saluran pembuangan air.

Gunakan sekat

Untuk menghindari tanah bercampur dengan bebatuan, Anda butuh semacam sekat. Anda bisa menggunakan penyaring kopi untuk melakukan “tugas” tersebut. Setelah itu, masukkan tanah dengan ketebalan sekitar 7,5 cm. Gunakan koran sebagai corong agar tanah tidak mengotori wadah kaca.

Memilih tanaman

Kini Anda tiba pada bagian terbaiknya, yaitu menambahkan tanaman ke dalam wadah kaca. Bijaklah dalam memilih tanaman. Anda harus selalu ingat, bahwa pilihan tanaman Anda akan sangat bergantung pada wadahnya.

Ada baiknya, jika memilih wadah tertutup, Anda memilih tanaman yang menyukai kelembaban. Dengan wadah tertutup, Anda memang tidak perlu repot. Seiring waktu, tanaman di dalam wadah tertutup akan membentuk ekosistemnya sendiri. Anda hanya perlu menyiramnya dengan sedikit air jika tanah di dalamnya sudah mengering. Hentikan penyiraman jika Anda sudah melihat ada air yang sampai ke dasar teranium. Sedikit catatan, kaca wadah teranium akan berembun setelah penyiraman. Tenang saja, itu tanda bahwa tanaman Anda masih hidup. Buka selama beberapa jam untuk menghilangkannya.

Pilihlah begonia strawberry, ferns, dan baby’s tears. Tanaman-tanaman ini tidak masalah ditempatkan pada lokasi minim sinar matahari dan tertutup. Di sisi lain, jika Anda lebih menyukai teranium terbuka, Anda memiliki lebih banyak pilihan.

Namun, umumnya teranium jenis ini akan menyertakan tanaman-tanaman sukulen. Untuk menanam tanaman-tanaman mungil tersebut, buatlah lubang kecil dalam tanah, kemudian masukkan tanaman Anda. Perhatikan, pastikan daun tanaman Anda tidak menyentuh kaca. Daun akan membusuk jika sampai menyentuk kaca.

Selamat berkebun!

Sumber :

Tinggalkan Balasan Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: